Semalam aku berdialog dengan bintang
kapankah matahari berkunjung ketaman bintang?
Ketika tradis-tradisi dijalankan, dan mimpi-mimpi
masih sepenggal malam. Kau datang mengetuk sukma dengan dzikir dan mahhabah.
Dalam malam Mu ketemukan arti damai.
Sujud syukur yang selalu menghiasi taman makrifat
takkan pernah kering di tengah kemaru tak pernah
layu bunga-bunga mahhabah
Hening, menghantarkan munajatku
menembus kabut-kabut pekat
menggugurkan daun-daun nista.
Menuju taman kerindua, kepada-Mu yang bertahta di arsy
bersemayan di taman hakekat
Malam masih terus bercanda dengan bintang,
malam masih terus berjalan bersama senyap
mengitari ruang-ruang dzikir, mengetuk pintu – pintu mahabbah.
Malam masih setia mengantarkanku ke perjamuan Tuhan.
16 Juli 2003