Hari-hari menjelang masuk Sekolah Dasar (SD) adalah saat-saat yang menyenangkan. Ada suatu persaan yang tidak bisa dilukiskan. Aku masih ingat, malam hari ketika menjelang tidur aku kerap kali memandangi buku dan pensil yang atasnya ada penghapus sosok salah satu tokoh kartun Walt Disney. Seakan-akan aku ingin segera menggoreskan pensilku di atas kertas putih buatan sinar dunia. Terbayang olehku bermain bersama teman-teman di halaman sekolah, jajan di kantin sekolah, dan memarkan buku serta pensilku. AH…aku tidak tahu dari mana persaan itu datang yang pasti ada perasaan semangat yang menggebu-gebu untuk segera belajar di sekolah.
Hari pertama di sekolah aku masih belum kenal apa nama sekolahku, bahkan aku juga tiad ‘ngeh’ apa nama panjangku yang aku tahu ketika guru mengabsen, banyak nama-nama temen sekelasku yang berawal Ahmad. Ada Ahmad Firdaus, Ahmad Muslim Arifin, Ahmad Haris, dan sebagainya. Nama awalan Abdul juga banyak. Sehingga seringkali aku minta ganti nama jadi Ahmad atau Abdul.
Siapa guruku waktu aku kelas 1 dan 2 SD aku masih samar untuk mengingatnya, yang aku ingat hanya Pak Nurdin selaku kepala sekolah karena beliaulah yang pertama kali muncul ketika menerima murid-murid baru di Sekolah Dasar Negeri Panca Motor. Nama Panca Motor di ambil karena sekolah tersebut terelatk di perumahan Panca Motor.