Mimpi Tempo Doeloe

Namanya juga catatan yang tertunda pastinya sebuah peritiwa ada kejadian masa lampau yang aku catat dalam buku harian. Ini adalah kisah sebuah mimpi, mimpiku sewaktu masih duduk di bangku SMA. Mimpi itu hingga kini masih aku ingat dengan baik karena menurut aku mimpiku tergolong aneh dan Feeling aku mimpi akan menjadi pertanda buat masa depan aku bahkan mungkin mimpi itu mejadi motivasi aku.

Percaya pada mimpi, sebagai orang yang cukup rasional mungkin kelihatan aneh dan absurd tetapi sebagai seorang yang beragama percaya pada mimpi tidaklah dilarang. Dalam perspektif Al-Qur’an percaya pada sebuah mimpi di tuangkan dengan sangat indah, logis, dan sistematis dalam sebuah kisah Nabi Yusuf AS. Dikisahkah sewaktu Nabi Yusuf kecil dia pernah bermimpi. Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku. Mendengar mimpinya Nabi Yusuf kecil sang ayah yang tak lain adalah Nabi Ya’qub berkata kepada anaknya. “Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan) mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” Dalam tafsir Nabi Ya’qub, mimpi Nabi Yusuf adalah sebuah pertanda bahwa Nabi Yusuf kelak akan menjadi seorang Nabi besar untuk kaum Bani Israil, maka mimpi tersebut harus dijaga rahasianya agar Nabi Yusuf tidak dicelakai oleh kaumnya sendiri.

Masih dalam kisah Nabi Yusuf, ketika Nabi Yusuf beranjak dewasa dan Nabi Yusuf dipenjara di kerajaan Firaun, Mesir Nabi Yusuf pernah menafsirkan mimpi dua orang pemuda yang sama-sama dipenjara, dan tafsir mimpi Nabi Yusuf benar. Kehebatan tafsir mimpi Nabi Yusuf juga sempat didengar oleh raja Mesir yang kebetulah sang raja pernah bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering.

Mimpi tersebut kemudian ditafsirkan oleh Nabi Yusuf. Menurut Nabi Yusuf agar kerajaan mesir Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan dimasa itu mereka memeras anggur. Demikianlah tafsir Nabi Yusuf atas mimpi sang raja berkat tafsir mimpi akhirnya Nabi Yusuf daingkat menjadi salah satu menteri dikerajaan Mesir yang besra.

Kembali ke soal mimpi yang pernah aku alami. Mimpi itu terjadi ketika aku duduk di kelas 2 SMA. Dalam mimpi tersebut aku masuk kawasan hutan yang menurut orang-orang sekitar, hutan tersebut sangat angker karena dihuni oleh mahluk-mahluk yang mereka tidak bisa mendeskripsikan, banyak orang yang sudah masuk ke hutan namun tidak bisa kembali lagi. Kemudian dalam mimpiku aku nekad memasuki hutan tersebut dengan mengendarai seekor kuda putih akhirnya dalam hutan itu aku dihadang oleh 2 ekor singa, 2 ekor harimau, 2 ekor serigala, 2 ekor anjing dan 2 ekor kucing mereka semunya bersujud dan menyembah aku yang sedang naik kuda warna putih. Pada akhirnya aku bisa keluar hutan dengan selamat.

Pada awalnya aku hanya menganggap bahwa mimpi yang aku alami hanyalah kembang tidur belaka tidak memiliki tafsir atau maksud. Namun mimpi itu senantiasa mengetuk-ngetuk ingatanku dan berusaha menyuruhku untuk mencari arti dari maksud mimpi itu. Logikanku pun mulai berjalan, aku mencoba menafsirkan sendiri apa maksud dari mimpiku. Berbekal pengetahuan dari tafsir mimpi Nabi Yusuf yang pernah bermimpi bahwa matahari, bulan dan bintang pernah bersujud kepadanya dan akhirnya Nabi Yusuf menjadi pembesar di kerajaan Mesir.

Mengambil logika dari mimpi Nabi Yusuf, akhirnya aku berani menafsirkan mimpiku sendiri. persamaan antara mimpiku dan mimpi Nabi Yusuf adalah adanya objek atau benda hidup/mati sedang bersersujud. Dari kejadian itu aku berkesimpulan bahwa kelak aku akan menjadi orang besar yang akan disegani banyak orang.

Tafsir atas mimpi aku sendiri membuat aku puas dan membuat aku termotivasi baik secara intelektual maupun spiritual. Aku senantiasa terbawa suasana bahwa aku adalah calon orang besar (bukan gendut ya..), sehingga aku memperlakukan diriku sendiri teramat istimewa bahkan hampir mengarah ke persaan angkuh dan narsis. Oh…betapa bodohnya aku, dengan tafsiaran seperti itu menjadikan aku
lupa siapa diriku sebenarnya.

Tidak ingin terjebak oleh perasaan ujub atau narsis yang berlebihan aku mencoba menghilangkan tafsir mimpiku yang aku buat sendiri bahkan aku juga mencoba melupakan bahwa aku pernah bermimpi seperti itu, namun tetap saja aku belum bisa melupakan mimpi itu.

Di bawah bayang-bayang mimpi, aku terus berusaha mencari jawaban tafsir atas mimpi seperti itu. Dari orang-orang yang aku tanyakan mengenai arti dari mimpiku kebanyakan tafsirnya hampir sama dengan yang aku tafsirkan sendiri. Tentu saja aku tidak puas  atas semua tafsir yang seperti itu. Pada akhirnya ada seorang kawan yang menafsirkan mimpiku dengan dan menurut aku tafsirannya cukup moderat dan objektif. Dalam tafsiran temanku mimpiku merupakan simbol-simbol. Hewan-hewan yang hadir dalam mimpiku adalah simbol yang melambangkan nafsu. Sedangkan jumlah dari hewan-hewan tersebut yang semuanya berjumlah 2 ekor adalah simbol dari keseimbangan hidup, baik-buruk, hitam-putih, panas-dingin dan sebagainya.

2 ekor singa adalah simbol nafsu kekuasaan, nafsu ingin berkuasa. 2 ekor harimau adala simbol kebuasan, 2 ekor srigala adalah simbol nafsu keserakahan serta kemunafikan sehingga ada ungkapan serigala berbulu domba. 2 ekor anjing melambangkan nafsu haus akan penghormatan atau keinginan untuk selalu dihormati, sedangkan 2 keor kucing adalah nafsu atau keingian untuk selalu dimanja dilayani dan diperhatikan. Menurut tafsiran temanku aku harus bisa menundukan semua nafsu negatif yang ada pada diriku yang disimbolkan oleh hewan-hewan yang hadir dalam mimpiku, sehingga keseimbangan hidup dan ketenangan hidup bisa aku dapatkan.

Rasanya tafsir mimpi dari temanku cukup logis dan masuk akal karenanya aku lebih sreg untuk meyakini dan menjalani tafsir tersebut. Apalagi tafsir tersebut tidak berimplikasi negatif terhadap sisi kejiwaanku. Namun, ketika aku sudah mulai meyakini apa yang telah ditafsirkan oleh teman ada sebuah tafsir baru dari temanku yang lain bahwa mimpiku itu merupakan sebuah pertanda bahwa secara langsung atau tidak langsung aku bakal bisa menundukan segala musuh-musuhku atau orang-orang yang tidak bersimpati kepadaku. Tafsir tesebut pada kenyataannya banyak menemui kebenarannya.

Tinggalkan Balasan