Menjemput Tahun 2008 Dengan Penuh Harapan
Tampaknya tahun 2008 akan menjadi tahun yang penuh harapan karena menurut prediksi Bank Dunia laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2008 bakal naik menjadi 6,4 persen. Prediksi tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Menurut Bank Dunia pertumbuhan tersebut disumbangkan oleh kenaikan konsumsi dometik dan investasi. Dampak dari pertumbuhan ekonomi yang lebih baik tentunya akan diikuti dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
Hal yang menggembirakan lainnya terakit dengan kesejahteraan rakyat adalah telah diselenggarakannya Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia II oleh kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Dalam Kongres tersebut disepakati antara lain; Pertama, bahwa untuk lebih memfokuskan agenda pembangunan manusia di Indonesia haruslah diawali dengan dijadikannya sebagai agenda nasional. Kedua, menyepakati disusunnya peta jalan pembangunan manusia Indonesia 2008-2025 agar jalannya pembangunan manusia lebih focus.
Kedua kesepkatan tersebut harus kita sikapi sebagai sebuah kebijakan yang postif sebab, apabila kedua kesepakatan itu benar-benar dijalankan oleh segenap penyelenggara pemerintahan baik pusat dan daerah maka akan berdampak besar bagi kesejahteraan rakyat. Bayangkan apabila dalam waktu yang telah ditetapkan yaitu 2025 pembangunan manusia Indonesia berjalan sesuaa dengan peta jalan yang disepakati maka alan tercipta manusia Indonesia yang sehat lahir dan batin, sejahtera, berkecukupan dalam ilmu dan kemampuan, berkarakter, berbudi pekerti yang luhurdan bermrtabat maka Indonesia akan menjadi Negara yang maju, sejahtera, adil dan mandiri.
Tahun 2008 juga sebagai tahun yang istimewa bagi dunia kepariwisataan Indonesia karena pada tahun itu telah ditetapkan sebagai Visit Indonesia Year (VIY) 2008. VIY terakhir kali diselenggrakan pada 1991 namun sejak krisi melanda Indonesia pada tahun 1997 dunia pariwisata seakan ikut tenggelang oleh hingar-bingar euforia reformasi. Namun, sejak tahun 2006 dunia pariwisata mendapat momentum dengan mulai stabilnya kondisi politik dan keamanan di Indonesia. Kondisi tersebut kemudia ditangkap cermat oleh pariwisata Indonesia sehingga pada 2006 indonesia bisa menggaet wisatwan mencapai 5,5 juta.
Berita positif lainnya yang akan hinggap pada 2008 adalah dunia usaha khususnya sektor Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Sektor KUKM akan mendapat momentum dengan akan diselenggarakannya pertemuan internasional “Micro Summit” yang sedianya akan diselenggarakan di Pakistan. Harapan-harapan postif tersebut haruslah disambut dengan semangat baru karena sebentar lagi tahun 2008 akan datang. Selamat Tahun Baru 2008.